UNYPAD
  • SEC Registration No.
    CN200428294
  • PEACE is doable...
    the path towards JUST DEVELOPMENT.
DWQA QuestionsCategory: QuestionsCara Menggugurkan Kandungan Yang Masih Hitungan Hari
Haji kates asked 2 months ago

Cara Menggugurkan Kandungan Yang Masih Hitungan Hari – Pada beberapa kasus kehamilan, pilihan aborsi terkadang tidak dapat dihindari. Umumnya
aborsi boleh dilakukan karena memang kehamilan tersebut sudah tidak bisa diselamatkan dan
dapat membahayakan sang ibu. Bagaimana cara menggugurkan kandungan dengan prosedur
yang benar? Simak ulasannya berikut ini!
 
Konsultasi Klik https://api.whatsapp.com/send?phone=6281911231551
 

Aturan Menggugurkan Kandungan Sebelum mengetahui berbagai cara menggugurkan
kandungan, perlu diketahui lebih dulu tentang aturan tentang aborsi. Aturan tentang
pengguguran kandungan telah diatur oleh negara dalam undang-undang tentang kesehatan.
Berdasarkan UU No. 36 tahun 2009 pasal 75 ayat (1), aborsi dilarang untuk dilakukan setiap
orang.

Meskipun begitu, pada ayat (2) disebutkan bahwa terdapat dua kondisi yang menjadi
pengecualian yaitu adanya indikasi kedaruratan medis yang dideteksi sejak dini. Kondisi ini
termasuk juga kondisi yang dapat membahayakan ibu atau janin dan kondisi yang
menyulitkan bayi hidup setelah lahir.

Selain itu, kondisi kedua adalah kehamilan akibat perkosaan, terutama jika menimbulkan
trauma psikologis pada korban perkosaan tersebut. Sebelum melakukan aborsi, sebelumnya
harus dilakukan lebih dulu konseling oleh ahli yang berwenang. Konseling tidak hanya
dilakukan pada masa pra-tindakan, tapi juga setelah tindakan aborsi dilakukan.
Kesimpulannya, aborsi masih boleh untuk dilakukan jika kondisinya memenuhi kriteria di
atas. Cara menggugurkan kandungan tentunya tidak boleh dilakukan sembarangan, tapi harus
dilakukan oleh tenaga medis ahli dan harus dipastikan legalitasnya

Cara Menggugurkan Kandungan yang Aman
Cara menggungurkan kehamilan biasanya bergantung pada usia kehamilannya. Semakin lama
usia kandungan, maka prosedurnya juga akan semakin sulit dan risikonya semakin tinggi.
Cara menggugurkan kandungan yang baik adalah melalui prosedur medis, namun masih ada
hingga kini yang mencoba berbagai prosedur yang sebenarnya berbahaya.

Supaya dapat memastikan aman atau tidaknya prosedur aborsi yang dijalani, kenali cara
menggugurkan kandungan dengan cara medis dan tradisional berikut ini!

Cara menggugurkan kandungan secara medis
Menggugurkan kandungan dengan cara medis bisa dilakukan dengan menggunakan obat atau
dengan prosedur operasi. Pemilihan prosedur disesuaikan dengan masalah kehamilan yang
dialami dan juga usia kehamilan.

Obat aborsi
Cara menggugurkan kandungan yang pertama adalah dengan menggunakan obat aborsi.
Terdapat dua jenis obat aborsi yaitu Mifepriston atau RU-486 dan Misoprostol (Cytotec,
Misodel, Mistrol, dll). Prosedur aborsi menggunakan obat hanya boleh dilakukan jika usia
kandungan tidak lebih dari 12 minggu.

Tingkat keberhasilan cara menggugurkan kandungan satu ini hanya sekitar 60%, namun bisa
juga mencapai 97%, jika obat dikonsumsi dengan dosis yang tepat. Obat aborsi bisa
dikonsumsi secara oral maupun melalui vagina. Setelah konsumsi obat ini, wanita hamil akan
mengalami kontraksi perut dan pendarahan.

Pendarahan dapat terjadi sekitar 3-4 hari hingga seluruh jaringan embrio keluar dari rahim.
Jika memilih cara menggugurkan hamil yang satu ini, harus dilakukan di bawah pengawasan
dokter. Jika terjadi pendarahan yang berlebihan dan muncul efek samping lainnya, sebaiknya
segera hubungi dokter untuk ditangani.

Operasi
Cara menggugurkan kehamilan secara medis yang kedua adalah melalui jalan operasi. Secara
umum terdapat 3 prosedur operasi menggugurkan kandungan. Pemilihan prosedur yang tepat
disesuaikan dengan usia kandungan dan kondisi pasien. Berikut penjelasannya!

Vakum aspirasi
Vakum aspirasi dianggap sebagai cara menggugurkan paling aman dan efektif, serta lebih
sedikit menghasilkan rasa sakit. Cara ini bisa dilakukan saat usia kandungan berada antara 6
hingga 14 minggu. Vakum aspirasi membutuhkan waktu yang tidak lama hanya sekitar 10-15
menit.

Prosedur ini disebut juga sebagai suction curettage atau kuretase isap. Prosedur dimulai
dengan pasien yang diharuskan untuk berbaring di ranjang khusus, setelah itu akan diberikan
anestesi lokal untuk mencegah rasa sakit yang berlebihan.

Setelah itu, dokter akan membuka vagina menggunakan speculum dan anestesi pada leher
rahim juga akan diberikan. Proses selanjutnya adalah mengeluarkan janin dan plasenta dari
rahim menggunakan vakum atau alat hisap.

Dilatasi dan Evakuasi
Cara menggugurkan kandungan selanjutnya adalah dengan metode D & E atau Dilatasi dan
Evakuasi. Prosedur ini biasanya dilakukan jika kandungan sudah memasuki trimester kedua.
Prosedur ini menggabungkan antara kuratase dan vakum aspirasi.

Prosedur dimulai dengan memasukkan dilator sintetis atau laminaria (sejenis rumput laut
yang digunakan dalam proses kuretase) agar leher rahim melebar. Setelah itu, akan dilakukan
proses seperti pada vakum aspirasi, yaitu penyedotan jaringan yang ada dalam rahim.
Langkah terahir adalah evakuasi konsepsi dilakukan untuk memastikan rahim benar-benar
bersih dan tidak ada sisa jaringan janin yang tersisa. Prosedur ini lebih menyakitkan jika
dibandingkan dengan prosedur yang pertama.

Dilatasi dan Ekstrasi
Dilatation & Extraction (D & X) adalah cara menggugurkan kandungan dengan prosedur
operasi yang terakhir. Cara ini biasanya dipilih jika usia kandungan sudah melebihi 21
minggu. Prosedur dimulai seperti awal proses D & E, yaitu dengan memasukkan laminaria ke
dalam vagina untuk melebarkan serviks.

Setelah beberapa hari, ketuban akan pecah dan proses ekstraksi baru bisa dilakukan. Janin
dikeluarkan melalui jalan lahir menggunakan forcep. Pembedahan pada janin dibutuhkan
untuk proses pengangkatan janin sepenuhnya.

Cara menggugurkan kandungan secara tradisional
Selain prosedur medis, cara menggugurkan hamil juga bisa dilakukan dengan cara
tradisional. Sebelumnya perlu diketahui bahwa cara tradisional sangat tidak disarankan
karena dapat membahayakan sang ibu. Cara tradisional yang mungkin dapat menggugurkan
kandungan adalah seperti konsumsi jamu, minuman beralkohol, atau buah tertentu.

Jenis jamu yang bisa menggugurkan kandungan adalah seperti jamu racikan yang
mengandung ragi hingga jamu kunyit asam yang berfungsi melancarkan menstruasi.
Sedangan untuk buah-buahan, konsumsi buah seperti nanas, durian, dan pepaya muda juga
dipercara dapat menggugurkan kandungan.

Cara menggugurkan kandungan berbahaya karena dapat berisiko menyebabkan hal-hal
seperti berikut ini:

 Pendarahan berlebihan namun tidak segera ditangani secara medis
 Proses aborsi yang tidak berhasil dan justru janin terus berkembang, tapi berisiko
mengalami cacat lahir.
 Masih ada jaringan yang tertinggal di rahim dan dapat membahayakan sang ibu.

Sudah disebutkan sebelumnya bahwa menggugurkan kandungan merupakan prosedur yang
sebenarnya dilarang oleh negara, kecuali memenuhi beberapa kriteria yang sudah disebutkan
di atas. Jadi sebaiknya tidak memilih prosedur sembarangan, apalagi memilih melakukan cara
tradisional yang sangat berbahaya.

Jika memang sudah memenuhi syarat untuk dapat menggugurkan kandungan, maka tetap
harus berdiskusi dengan dokter untuk memilih cara mengggurkan kehamilan yang paling
tepat dan aman. Tujuan aborsi umumnya adalah untuk menyelamatkan sang ibu karena bayi
sudah tidak dapat diselamatkan, tentunya tidak tepat jika kita memilih cara yang justru
membahayakan sang ibu.

Jangan lupa untuk selalu mengikuti prosedur dengan baik dan menaati petunjuk dokter baik
selama proses aborsi maupun selama proses pemulihan setelahnya. Proses pemulihan
biasanya berbed-beda, bergantung pada kondisi fisik masing-masing.
 
Konsultasi Klik https://api.whatsapp.com/send?phone=6281911231551
 

Selain pemulihan secara fisik, sang ibu juga biasanya membutuhkan waktu pemulihan
mental. Peran orang sekitar sangatlah penting dalam proses pemulihan ini untuk memberikan
dukungan dan semangat pada ibu yang baru saja merasakan kehilangan.